Kamis, 14 April 2011

30% Laptop Rusak Dalam 3 Tahun



Tahukah anda bahwa setidaknya hampir pasti 1 dari 3 laptop mengalami kerusakan hardware dalam waktu 3 tahun?
Sebuah lembaga penyedia asuransi elektronik SquareTrade telah melakukan riset tingkat kerusakan laptop dengan mengadakan survey terhadap 30.000 laptop baru milik klien mereka untuk mengetahui persentase tingkat kerusakan dari merk-merk laptop.

Sebuah hasil yang mencengangkan didapat bahwa tingkat kerusakan sebuah laptop mencapai 30% dalam waktu 3 tahun (survey dilakukan 2006 – 2009).


Detail penelitian tersebut juga memberikan informasi bahwa tingkat kerusakan juga bergantung kepada ‘kasta’ laptop tersebut. Semakin mahal harga laptop tersebut semakin rendah pula persentase kerusakannya dibandingkan dengan laptop dengan kasta dibawahnya. Selain itu juga didapati tingkat kerusakan laptop kelas bawah lebih tinggi 10% dari laptop premium yang memiliki harga lebih mahal.

Ditemukan pula bahwa sebuah netbook rata-rata mengalami masalah setelah 12 bulan masa pemakaian dan netbook 20% lebih rentan rusak daripada laptop standar ‘kasta’ terendah.

Yang menjadi alasan mengapa umur laptop ‘hanya’ 3 tahun diakibatkan oleh struktur elektronik yang rumit dari sebuah laptop. Keyboard, DVD-ROM, dan Hardisk adalah komponen yang rentan bila digunakan untuk pemakaian dengan frekuensi tinggi. Sedangkan komponen mainboard, memory, dan IC VGA rentan terhadap panas dan faktor lingkungan.

SquareTrade mengatakan bahwa hal ini bukan sesuatu yang mengejutkan karena laptop sendiri merupakan salah satu alat elektronik yang paling sering digunakan sehingga angka kerusakannya pun juga tinggi.

Dengan adanya berita ini tentunya merupakan lampu kuning bagi anda para pemilik laptop untuk meningkatkan upaya anda dalam hal perawatan berkala supaya laptop anda tidak termasuk 30% dari golongan yang akan rusak dalam 3 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar